Panggung VIP Kejurnas Drift RD 3 di Gor Satria Purwokerto Ambruk

Panggung VIP Kejurnas Drift RD 3 di Gor Satria Purwokerto Ambruk

Tribun VIP Speed Fest Round 2 Kejurnas Drift RD.3, Minggu 26 Juli 2026 di GOR Satria Purwokerto ambruk. Sejumlah penonton yang ada di tribun tersebut, mengalami luka-luka.

Salah satu saksi AG (50) warga Purwokerto menuturkan, kejadian ambruknya tribun sekitar pukul 14.00. Kondisi mulai sedikit chaos usai pembukaan acara.

“Pas Indonesia Raya (dikumandangkan) sudah bergerak (tribunnya) terus mars IMI sudah bergerak, sudah pada duduk aman. Mulai goyang, pas bagi-bagi merchandise kan dilempar-lempar, lah mulai itu kan orang dari atas pada turun pada bergerak, berdiri semua, rebutan merchandise,” ujarnya.

Ia menambahkan, panggung ambruknya ke arah Selatan. Penonton yang ada di tribun bagian Selatan ia sebut, kondisinya paling parah.

“Kondisinya tertumpuk-tumpuk, yang di bawah ketiban,” paparnya.

Usai kejadian ambruknya tribun VIP, ia sebut banyak penonton yang histeris.

“Pada histeris, anak-anak terutama,” paparnya.

Pasca kejadian tersebut, puluhan mobil ambulans hilir mudik menuju GOR Satria Purwokerto.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menghentikan sementara seluruh rangkaian balapan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri 3 di GOR Satria Purwokerto menyusul ambruknya panggung VIP yang menyebabkan puluhan penonton terjerembab, Minggu (26/7). Keputusan itu diambil hingga penanganan korban dan penyelidikan penyebab insiden selesai dilakukan.

Bupati juga menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa para penonton. Ia memastikan keselamatan korban menjadi prioritas utama dan meminta seluruh pihak terkait memberikan penanganan secara maksimal.

“Saya turut berduka atas musibah yang terjadi. Keselamatan dan penanganan korban menjadi prioritas utama,” ujar Sadewo.

Selain menghentikan sementara jalannya perlombaan, Bupati menegaskan bahwa penyelenggara dan event organizer (EO) harus bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Menurutnya, seluruh korban harus mendapatkan pendampingan, pengobatan, dan hak-haknya tanpa terkecuali.

Sadewo meminta panitia segera berkoordinasi dengan rumah sakit, aparat kepolisian, dan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik. Ia juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan penyelenggaraan kegiatan.

“EO dan penyelenggara harus bertanggung jawab penuh terhadap seluruh korban. Jangan sampai ada yang diabaikan,” tegasnya.

Hingga saat ini, jumlah pasti korban luka masih dalam proses pendataan oleh petugas. Seluruh korban yang mengalami luka telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis.

Penyebab ambruknya panggung VIP masih diselidiki oleh pihak berwenang. Pemerintah Kabupaten Banyumas menyatakan akan menunggu hasil investigasi sebelum memutuskan kelanjutan penyelenggaraan Kejurnas Drift Seri 3 di GOR Satria Purwokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link