Tambang Pasir Dekat Jembatan Gantung Picu Perselisihan Warga Kaliori dan Pemdes Pagerandong

Tambang Pasir Dekat Jembatan Gantung Picu Perselisihan Warga Kaliori dan Pemdes Pagerandong

Aktivitas penambangan pasir tradisional di Sungai Gintung, dekat jembatan gantung penghubung Desa Kaliori dan Desa Pagerandong, sempat memicu ketegangan antarwarga dua desa di Kabupaten Purbalingga.

Perselisihan terjadi antara warga Dusun Mangunarsa, Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar, dengan Pemerintah Desa Pagerandong, Kecamatan Kaligondang. Konflik akhirnya berhasil diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi aparat kepolisian dan Forkopimcam.

Kapolsek Karanganyar AKP Edi Rasio menjelaskan, persoalan bermula dari aktivitas penambangan pasir di sekitar jembatan gantung yang secara administratif berada di wilayah Desa Pagerandong.

“Pemerintah desa sudah melarang penambangan karena berisiko merusak fondasi jembatan. Namun larangan tidak diindahkan, masih ada warga yang melakukan penambangan pasir di lokasi,” katanya, Jumat (24/7/2026).

Situasi memanas setelah perangkat Desa Pagerandong menegur warga Kaliori yang masih menambang pasir. Keesokan harinya, perangkat desa memasang portal untuk mencegah kendaraan pengangkut pasir melintas.

Aksi tersebut memicu reaksi warga Kaliori yang kemudian menutup akses jalan menggunakan bambu dan batu sebagai bentuk protes terhadap pemasangan portal besi.

Polsek Karanganyar bersama Polsek Kaligondang dan unsur Forkopimcam kemudian turun tangan mempertemukan kedua belah pihak guna mencegah konflik semakin meluas.

“Kami berupaya mempertemukan kedua pihak agar permasalahan bisa diselesaikan dan tidak meluas menjadi gangguan keamanan,” ujarnya.

Dalam musyawarah, warga Kaliori meminta portal dibongkar, sedangkan Pemerintah Desa Pagerandong menuntut aktivitas penambangan dihentikan. Hasilnya, dua warga yang menjadi penambang pasir menandatangani surat pernyataan untuk berhenti melakukan penambangan di lokasi tersebut.

Kesepakatan juga menghasilkan pembukaan kembali akses jalan serta pembongkaran portal besi secara bersama-sama oleh warga kedua desa, dibantu personel TNI dan Polri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link